Catatkan Login AKSes Tiga Ribu Investor - KSEI Raih Rekor MURI

NERACA

Jakarta – Mengawali tahun 2019, PT Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI) dan PT First Asia Capital Sekuritas (FAC) meraih rekor Museum Rekor Indonesia (MURI) kategori login aplikasi pasar modal melalui fasilitas Acuan Kepemilikan Sekuritas (AKSes) KSEI oleh tiga ribu investor. Rekor tersebut diraih bersamaan dengan penyelenggaraan Youth Festival Day 2018 di Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) awal pekan kemarin.

Direktur KSEI, Syarifuddin dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin mengungkapkan bahwa penciptaan rekor MURI ini merupakan inisiatif dari KSEI, BEI, FAC, dan UMY sebagai upaya meningkatkan awareness investor tentang pentingnya memantau portofolio investasi pasar modal melalui fasilitas AKSes sekaligus meningkatkan jumlah investor,”Fasilitas AKSes merupakan sarana perlindungan investor yang disediakan oleh KSEI sejak tahun 2009. Dengan fasilitas AKSes, investor diberikan akses untuk melihat secara langsung portofolio investasinya yang tersimpan di KSEI,”ujarnya.

Dia menambahkan, ajang Youth Festival Day 2018 menjadi momentum untuk mengajak investor muda yang cerdas dalam berinvestasi, baik dalam berinvestasi di pasar modal maupun dalam memantau portofolio investasi melalui AKSes. Syarifuddin menyebutkan, per akhir September 2018, jumlah investor dari kalangan pelajar atau mahasiswa jumlahnya mencapai 16,59% dari seluruh investor yang tercatat. Jumlah tersebut menduduki peringkat kedua, di mana pada peringkat pertama diduduki oleh investor dari kalangan pegawai.

Untuk Provinsi D.I. Yogyakarta, jumlah investor yang berasal dari kalangan pelajar atau mahasiswa mencapai 19,22%. Dari segi usia, investor juga semakin bergerak ke usia muda, di mana saat ini jumlah investor secara nasional didominasi oleh usia 21—30 tahun sebanyak 34,13%. Syarifuddin mengakui, KSEI akan terus mengembangkan fasilitas AKSes untuk memudahkan investor dalam memantau portofolio dan informasi pasar modal lainnya. “Untuk penggunaan fasilitas AKSes juga akan dipermudah, hanya perlu lohin dengan menggunakan NIK karena KSEI sudah bekerja sama dengan Ditjen Dukcapil Kemendagri untuk pemanfaatan data kependudukan,”jelasnya.

Sebagai informasi, KSEI mencatat dari akhir Desember 2017 hingga 26 Desember 2018, jumlah single investor identification (SID) tumbuh 44% menjadi 1.613.165 SID. Jumlah tersebut merupakan jumlah yang terdiri dari investor saham, surat utang, reksa dana, Surat Berharga Negara (SBN) dan efek lain yang tercatat di KSEI.

Direktur Utama KSEI, Frederica Widyasari Dewi pernah bilang, komposisi 851.662 SID memiliki aset saham, 988.946 SID memiliki aset reksa dana dan 195.119 SID memiliki aset SBN. Total aset yang tercatat di didominasi kepemilikannya oleh investor lokal sebesar 54,71%.”Naik luar biasa. Kita tidak targetkan karena kerja sama semua pihak yakni KSEI, BEI hasil program kerja perusahaan sekuritas, manajer investasi dan selling agent meningkatkan jumlah SID," ujarnya.

BERITA TERKAIT

CCSI Catatkan Oversubscribed 2,51 Kali

NERACA Jakarta – Perusahaan produsen kabel, PT Communication Cable Systems Indonesia Tbk (CCSI) mengungkapkan, mengalami kelebihan permintaan atau oversubscribed sebanyak…

Dilantik Sebagai Bupati Bekasi, Eka Dititipkan Tiga Pesan Oleh Ridwan Kamil

Dilantik Sebagai Bupati Bekasi, Eka Dititipkan Tiga Pesan Oleh Ridwan Kamil NERACA Jakarta - Eka Supria Atmaja telah resmi mengemban…

KKP Raih Opini Wajar Tanpa Pengecualian dari BPK

NERACA Jakarta – Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksaan Keuangan Republik Indonesia…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Anak Usaha DEAL Bidik Kontrak Rp100 Miliar

NERACA Jakarta - Kejar pertumbuhan pendapatan lebih besar lagi, PT Dewata Freightinternational Tbk (DEAL) melalui anak usahanya mengincar kontrak jangka…

Mayora Targetkan Penjualan Tumbuh 11,1%

Masih terjaganya daya terjaganya daya beli masyarakat menjadi optimisme pelaku industri makanan dan minuman (mamin) dan consumer goods bila tahun…

Pool Advista Finance Jajaki Terbitkan MTN

Pacu pertumbuhan pembiayaan baru, PT Pool Advista Finance Tbk (POLA) terus perkuat likuiditas. Maka guna memenuhi kocek tebal tersebut, perusahaan…