Vivo Rilis Smartphone Terbarunya NEX Dual Display Edition

Vivo baru saja merilis smartphone terbaru bernama NEX Dual Display Edition. Ini merupakan smartphone layar ganda (dual-display) yang diklaim akan memberikan pengalaman yang semakin terintegrasi.

NEX Dual Display Edition digadang-gadang sebagai terobosan smartphone Vivo dalam hal desain dan performa untuk meningkatkan pengalaman mobile ke level yang lebih tinggi. “Sebagai rangkaian produk premium dari Vivo, seri NEX tidak hanya menawarkan terobosan kepada para pengguna, tetapi juga perwujudan imajinasi kami untuk desain dan pengembangan smartphone masa depan," kata Spark Ni, Senior Vice President Vivo Global.

Menggabungkan desain dual-display futuristik dan teknologi terbaru, Spark mengatakan NEX Dual Display Edition menunjukkan komitmen akan eksplorasi yang tiada henti dalam mengejar inovasi bagi konsumen.

Smartphone anyar Vivo ini dilengkapi layar Ultra FullView 6,39 inci di bagian depan dengan rasio layar ke bodi 91,63 persen. Layar depan berteknologi Super AMOLED itu menawarkan kenyamanan menonton yang leluasa dan bebas notch.

Sementara tambahan layar Super AMOLED 5,49 inci yang melengkapi bagian belakang ponsel, menawarkan fleksibilitas yang lebih mendalam.

Adapun untuk kamera, menangkap foto selfie berkualitas tinggi kini menjadi lebih mudah karena pengguna cukup menggunakan kamera utama bersamaan dengan layar belakang guna mendapatkan sudut foto terbaik.

Sebagai tambahan elemen futuristik pada desain, Vivo NEX Dual Display Edition menyematkan Lunar Ring pada layar belakang, yaitu pita warna yang akan bersinar saat notifikasi masuk atau bahkan berdenyut saat mendengarkan musik.

Dirancang untuk meningkatkan pengalaman fotografi, triple camera pada NEX Dual Display Edition memiliki kamera utama 12MP Dual-Pixel (sensor Sony IMX363 dan 4-axis OIS), night video camera khusus dan kamera Time of flight (ToF) 3D.

Untuk menambah pengalaman menyenangkan dalam fotografi serta memaksimalkan fungsi dual display, Vivo menciptakan mode kamera yang lebih inovatif tapi praktis dalam NEX Dual Display Edition.

Dua di antaranya Mirror Mode dan Pose Director. Mirror Mode memungkinkan pengguna untuk melihat diri mereka sendiri di layar belakang ketika sedang mengambil gambar atau video, sementara Pose Director dapat menampilkan gambar atau video yang ditampilkan di layar belakang sebagai referensi gaya.

Ditambah dengan mode kamera lain seperti AI Scene Recognition, AI Filters dan AI Portrait Framing, bersama dengan pencahayaan difusi dari Selfie Softlight sebagai bagian dari Lunar Ring.

NEX Dual Display Edition mengadopsi prosesor Qualcomm Snapdragon 845 octa-core yang dilengkapi RAM 10GB dan ROM 128GB.

Smartphone ini juga memiliki dua cara yang lebih cepat dan aman untuk membuka kedua layar, yaitu dengan teknologi pemindai sidik jari atau In-Display Fingerprint Scanning, serta dengan Kamera ToF 3D yang menggunakan teknologi penginderaan 3D untuk meningkatkan keamanan dengan fitur pengenalan wajah.

BERITA TERKAIT

Tawarkan Bunga Hingga 10,50% - Mandala Finance Rilis Obligasi Rp 500 Miliar

NERACA Jakarta – Danai ekspansi bisnisnya, PT Mandala Multifinance Tbk akan menerbitkan sekaligus menawarkan surat utang bertajuk Obligasi Berkelanjutan III…

Cargill dan EIU Rilis Laporan Perkembangan Gizi Di Asia

    NERACA   Jakarta - Cargill bersama dengan Economist Intelligence Unit (EIU) merilis laporan berjudul Food for Thought-Eating Better.…

Tokoi Marine Life Rilis Program Mulia Mudik

NERACA Jakarta - Menjawab kebutuhan asuransi bagi para pemudik, Tokio Marine Life Insurance Indonesia meluncurkan program Mulia Mudik dan Liburan…

BERITA LAINNYA DI TEKNOLOGI

HTSnet Sediakan layanan Internet Murah Untuk UKM

PT Hawk Teknologi Solusi (HTSnet)  menyediakan layanan internet Turbo Fiber yang ditujukan bagi Usaha Kecil Menengah (UKM) agar dapat membantu…

Software Bajakan Disebut Sulit Dibrantas di Indonesia

Maraknya penggunaan software tidak berlisensi atau bajakan untuk kebutuhan bisnis maupun perorangan sudah semakin meresahkan. Berdasarkan data dari BSA I…

Jelang Pilpres, 771 Konten Hoax Warnai Dunia Maya

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo)mengidentifikasi 771 hoax pada periode Agustus 2018 hingga Februari 2019 di jagat maya, paling banyak berkaitan…