6 Penyakit Akibat Kadar Gula Darah Tinggi

Gula darah yang tinggi tak cuma berdampak pada diabetes. Kondisi ini juga dapat mengakibatkan beragam gangguan kesehatan lainnya pada tubuh. Hal ini terjadi lantaran darah ada di seluruh bagian tubuh. Alhasil, peningkatan gula darah mengganggu seluruh bagian tubuh. Berikut merupakan enam akibat dari gula darah yang tinggi.

1. Penyakit kardiovaskular

Dikutip dari US News, penelitian terbaru menunjukkan kadar gula dalam darah dapat menjadi penyebab seseorang mengalami penyakit kardiovaskular atau yang berhubungan dengan jantung dan pembuluh darah.

Gula darah yang tinggi meningkatkan produksi radikal bebas yang menyebabkan kematian dini pada sel dan mengurangi ketersediaan nitrit oksida di pembuluh darah. Kondisi ini menyebabkan gangguan pada kardiovaskular seperti serangan jantung.

2. Gangguan seksual

Kadar gula darah tinggi menyebabkan sirkulasi darah ke organ seksual berkurang. Akibatnya, organ seksual tak bisa bekerja secara maksimal, terutama saat sedang ereksi. Berdasarkan Joslin Diabetes Center, lebih dari setengah pria yang menderita diabetes selama 10 tahun juga mengalami disfungsi ereksi. Mereka yang memiliki gula darah tidak terkontrol juga mengalami gangguan seksual.

Sedangkan menurut Cleveland Clinic, masalah seksual ini juga terjadi pada wanita dengan kadar gula darah tinggi. Akibat yang sering terjadi adalah kekeringan pada vagina, kurangnya gairah, dan kesulitan mencapai orgasme.

3. Penurunan Kognitif

Studi yang dipublikasikan dalam jurnal Diabetologia pada tahun ini mencatat adanya hubungan antara kadar gula darah dengan fungsi kognitif seseorang. Studi itu menganalisis lebih dari 5 ribu orang selama 10 tahun. Hasilnya, orang dengan kadar gula darah tinggi mengalami penurunan fungsi kognitif paling cepat.

4. Masalah tulang dan sendi

Kadar gula darah yang tinggi juga dapat menyebabkan gangguan pada tulang dan sendi. Kondisi ini dikenal dengan istilah neuropati diabetes. Gula darah tinggi menimbulkan sensasi seperti ditusuk-tusuk jarum, bahkan hingga mati rasa pada tangan dan kaki. Selain itu, kadar gula darah tinggi juga dapat melekat pada permukaan sendi, menurunkan kolagen, dan mengurangi daya gerak sendi.

5. Penyakit ginjal

Gula darah yang tinggi bisa merusak fungsi ginjal sehingga menyebabkan penyakit ginjal. Gula darah yang tinggi menyebabkan ginjal bekerja lebih keras dalam menyeimbangkan cairan dan membuang racun dalam tubuh.

6. Depresi

Dikutip dari Healthline, orang dengan gula darah tinggi memiliki risiko dua kali lebih tinggi terkena depresi. Para ahli berpendapat hal ini terjadi karena metabolisme tubuh saat gula darah tinggi mempengaruhi fungsi otak.

Di sisi lain, Konsumsi campuran teh dan kayu manis dapat membantu menurunkan kadar gula darah. Ini dapat menjadi salah satu upaya bagi pengidap diabetes dalam mengontrol atau menyiasati kadar gula darahnya yang tinggi. Ungkapan itu disampaikan ahli gizi, Josh Axe seperti dikutip dari Daily Star baru-baru ini.

"Kayu manis diketahui memiliki efek antidiabetes. Ia membantu menurunkan kadar gula darah dan juga meningkatkan sensitivitas pada hormon insulin, yang mana ini adalah hormon vital yang diperlukan untuk menjaga keseimbangan kadar gula darah," jelas Josh dikutip dari Daily Star.

Salah satu jenis bumbu dapur ini, kata dia, mampu menghalangi enzim yang disebut dengan alanine. Enzim ini digunakan darah untuk menyerap gula. Jika kadar enzim alanine turun, maka makin sedikit gula yang masuk ke aliran darah setelah mengkonsumsi makanan bergula.

Senada dengan Josh, sebuah riset yang diterbitkan di Diabetes Care menunjukkan kayu manis dapat meningkatkan kondisi penyandang diabetes. Dilansir dari The Alternative Daily, riset melibatkan sebanyak 60 orang dengan diabetes tipe 2. Mereka diminta mengkonsumsi satu hingga enam gram kayu manis setiap hari. Pada grup non-penyandang diabetes pun melakukan hal serupa.

Periset menemukan mereka yang mengkonsumsi kayu manis mengalami perkembangan. Mereka mengurangi penggunaan serum glukosa (bagi mereka yang puasa makanan bergula), trigliserida dan kolesterol jahat alias LDL serta kolesterol secara umum. Periset menyimpulkan, kayu manis dapat mengurangi risiko penyakit yang dapat mengancam penyandang diabetes termasuk penyakit kardiovaskular.

Selain bagi penyandang diabetes, kayu manis pun dapat berguna karena efek positifnya yang menyehatkan tubuh. Cara membuat teh kayu manis juga tak sulit. Seseorang dapat mencampurkan teh favorit dengan sebatang kecil kayu manis atau satu sendok makan bubuk kayu manis. Didihkan air kemudian masukkan teh dan kayu manis. Seduh selama 8-10 menit. Tuang ke dalam cangkir dan sajikan

BERITA TERKAIT

Lagi, Impor Gula

Oleh: Nailul Huda Peneliti Indef   Dalam satu minggu terakhir pembahasan mengenai gula kembali mencuat. Pasalnya adalah impor gula yang…

LIPI: Tiga Daerah Tinggi Tingkat Penerimaan Hoaks

LIPI: Tiga Daerah Tinggi Tingkat Penerimaan Hoaks NERACA Jakarta - Peneliti Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Amin Mudzakir mengatakan berdasarkan…

Lawan Penyakit dengan Perkuat Kekebalan Tubuh

Cuaca sedang tak menentu. Sejenak udara terasa panas menyengat, sejenak lagi hujan deras menghantam. Cuaca demikian membuat tubuh mudah terserang…

BERITA LAINNYA DI KESEHATAN

Lawan Penyakit dengan Perkuat Kekebalan Tubuh

Cuaca sedang tak menentu. Sejenak udara terasa panas menyengat, sejenak lagi hujan deras menghantam. Cuaca demikian membuat tubuh mudah terserang…

Kemenkes: Tender Obat HIV Dimulai Bulan Depan

Kementerian Kesehatan mengatakan tender obat-obatan antiretroviral (ARV) bagi pasien HIV akan dimulai kembali pada bulan depan. Cadangan obat pun disebut…

Air Jahe Tak Sekadar Hangatkan Badan

Salah satu upaya yang bisa Anda lakukan agar saluran pencernaan Anda lancar adalah rutin mengonsumsi wedang jahe, kata ahli nutrisi…