Kapolri - Kesejahteraan Jadi Akar Utama Aksi Kekerasan

Jenderal (Pol) Tito Karnavian

Kapolri

Kesejahteraan Jadi Akar Utama Aksi Kekerasan

Jakarta - Kapolri Jenderal (Pol) Tito Karnavian mengatakan masalah kesejahteraan merupakan persoalan utama pemicu tindak kekerasan di Papua.

"Akar masalah utama dari aksi kekerasan bersenjata oleh kelompok-kelompok ini terutama karena memang masalah pembangunan, masalah kesejahteraan," kata Tito usai mendampingi Presiden Joko Widodo dalam jumpa pers di Istana Merdeka, Jakarta pada Rabu (5/12).

Menurut Tito, pembangunan infrastruktur yang agak terlambat karena geografis yang sulit diduga memicu kelompok-kelompok yang tidak sabar untuk menampilkan eksistensi mereka. Kendati demikian, pemerintah saat ini terus melakukan pembukaan akses jalan Trans Papua sepanjang 4.600 kilometer.

Presiden Jokowi, ujar Tito, tetap mendorong pembangunan dengan memerintahkan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono serta Zeni TNI untuk membangun jalan."Mereka menunggu pembangunan ini. Ini yang membuka akses kepada mereka. Tapi ya kelompok-kelompok ini seringkali mereka tidak sabar, menunjukkan eksistensi," ujar Tito.

Kendala yang terjadi dalam proses pembangunan yakni kondisi geografis yang berat sehingga pekerjaan pembangunan jalan terhambat. Tito mengatakan insiden gangguan bersenjata dahulunya kerap terjadi di kawasan Papua Barat. Namun, karena pembangunan telah berjalan baik, maka gangguan keamanan tidak terjadi lagi.

Kapolri menjelaskan informasi sementara terdapat 19 pekerja pembangun jembatan Distrik Yall, Kabupaten Nduga tewas karena diserang kelompok kriminal bersenjata. Selain itu, satu personel TNI juga gugur ketika Pos TNI di Mbua diserang oleh KKB.

Pada 2 Desember 2018, sebanyak 31 orang pekerja PT Istaka Karya yang bergerak di bidang konstruksi dan sedang membangun proyek Trans Papua tewas ditembaki oleh Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) di Kali Yigi dan Kali Aurak Distrik Yigi, Kabupaten Nduga, Papua.

Saat ini dua grup tim gabungan TNI-Polri bersenjata lengkap sudah diterjunkan untuk mengejar KKB yang mengeksekusi para pekerja tersebut. Ant

BERITA TERKAIT

Ekspansif Gelar Aksi Korporasi - Sarana Menara Pacu Pertumbuhan Harga Saham

NERACA Jakarta –Mampu mencetak pencapaian positif kinerja keuangan di 2018 kemarin, serta ekspansif dengan mengakuisisi beberapa perusahaan menara mendorong volume…

Fortuner Jadi Kontributor Utama Kenaikan Kinerja Ekspor Toyota

Tahun 2018 menyisakan catatan manis pada kinerja ekspor otomotif Indonesia, karena pengiriman kendaraan utuh (Complete Build Up/CBU) bermerek Toyota ke…

Ini Penyebab Utama Asam Urat

Pernahkah Anda merasakan nyeri yang tiba-tiba mampir di bagian persendian kaki atau tangan? Jika ya, bisa jadi ini disebabkan karena…

BERITA LAINNYA DI HUKUM BISNIS

Kajian ICW: Tren Penindakan Korupsi Pada 2018 Turun

Kajian ICW: Tren Penindakan Korupsi Pada 2018 Turun NERACA Jakarta - Kajian Indonesia Corruption Watch (ICW) menunjukkan tren penindakan korupsi…

KPK Fasilitasi Kejaksaan Tangkap DPO Perkara Korupsi di Bali

KPK Fasilitasi Kejaksaan Tangkap DPO Perkara Korupsi di Bali NERACA Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memfasilitasi Kejaksaan Agung membantu…

JICT Tak Toleransi Tindakan Melanggar Hukum Karyawan

JICT Tak Toleransi Tindakan Melanggar Hukum Karyawan NERACA Jakarta - PT Jakarta International Container Terminal (JICT) tidak akan pernah memberi…