Summarecon Beri Kupon Obligasi 10,75%

Danai penulasan pokok obligasi yang jatuh tempo, PT Summarecon Agung Tbk (SMRA) akan menerbitkan obligasi senilai Rp 600 miliar. Dalam siaran persnya di Jakarta, kemarin disebutkan, pelunasan pokok obligasi tersebut adalah obligasi berkelanjutan I tahap I SMRA yang diterbitkan pada 2013 dan sisanya untuk modal kerja.

Nilai pokok kewajiban yang harus dilunasi pada obligasi berkelanjutan I tahap I sebesar Rp 450 miliar. Obligasi yang bertajuk obligasi berkelanjutan III Summarecon Agung tahap I tahun 2018 ini ditawarkan dalam dua nilai emisi. Pertama, senilai Rp 287 miliar dengan kesanggupan penuh (full commitment) berjangka waktu tiga tahun terhitung sejak tanggal emisi. Nilai emisi ini menawarkan bunga 10,75% per tahun. Obligasi ini akan didistribusikan secara elektronik 6 Desember 2018.

Kedua, sisa dari jumlah pokok obligasi yang ditawarkan sebesar Rp313 miliar akan dijamin secara kesanggupan terbaik (best effort). Bila jumlah dalam kesanggupan terbaik tidak terjual sebagian atau seluruhnya, maka sisa yang tidak terjual tersebut tidak menjadi kewajiban SMRA untuk menerbitkan obligasi tersebut.

Bunga obligasi akan dibayarkan setiap tiga bulan. Pembayaran bunga obligasi pertama pada 6 Maret 2019, sedangkan pembayaran bunga obligasi terakhir dilakukan pada 6 Desember 2021. Obligasi ini merupakan bagian dari obligasi berkelanjutan III Summarecon Agung dengan total target penerbitan Rp 3,5 triliun.

BERITA TERKAIT

Mardani Terpilih Ketum HIPMI 2019-2022

Hasil musyawarah nasionak (Munas) Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (HIPMI) memilih Mardani H. Maming (Mardani) sebagai ketua umum HIPMI Priode 2019-2022…

Kalbe Farma Raih Lisensi Obat Untuk Tumor

Jaga pertumbuhan bisnis lebih agresif lagi PT Kalbe Genexine Biologics (KG Bio) yang merupakan perusahaan patungan antara PT Kalbe Farma…

Penjualan Indocement Terkoreksi 5,8%

Sampai dengan Agustus 2019, penjualan semen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP) mencapai 1,6 juta ton atau terkoreksi 5,8% dibandingkan…

BERITA LAINNYA DI BURSA SAHAM

Perbaiki Kinerja Keuangan - INAF Kembangkan Strategic Business Unit

NERACA Jakarta – Dorong pengembangan bisnis lebih ekspansif, PT Indofarma Tbk (INAF) fokus mengembangkan strategi pendirian strategic business unit (SBU)…

Melalui Proyek ISED - Siapkan SDM Unggul di Manufaktur dan Pariwisata

NERACA JAKARTA - Indonesia telah memasuki era digitalisasi dan Industri 4.0. Bersamaan dengan hal tersebut, pemerintah Indonesia telah meluncurkan “Making…

Geliatkan KEK Tanjung Lesung - KIJA Cari Investor Potensial Kembangkan Wisata

NERACA Jakarta – Bangkit dari musibah gempa dan tsunami Banten yang terjadi pada 2018 lalu, PT Kawasan Industri Jababeka Tbk.…