PWI Mengatur Perilaku Wartawannya Lewat Kode Etik

PWI Mengatur Perilaku Wartawannya Lewat Kode Etik

NERACA

Sukabumi - Banyaknya masukan terkait perilaku wartawan ketika menjalankan tugas ke jurnalistikannya. Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) mengeluarkan kode etik baru dalam menjalankan profesinya.

"Selama ini cukup banyak masukan terkait perilaku wartawan saat menjalankan tugas kurang menjaga etika jurnalistiknya, walaupun yang bertingkah seperti itu bukan dari anggota PWI. Makanya diatur dalam kode etik perilaku," ujar Sekjen PWI Pusat Mirza Zulhadi usai pelantikan PWI Kota Sukabumi di Aula PWI Provinsi Jawa Barat, Jumat (30/11).

Aturan yang baru itu, lanjut Mirza sudah berlaku bagi anggota PWI. Bahkan sudah mulai diinfokan kepada seluruh anggota PWI di setiap tingkatan."Aturan itu sudah diberlakukan untuk anggota PWI," katanya.

Selain itu Mirza juga meminta agar seluruh anggota untuk melaksanakan UJi Kompetensi Wartawan (UKW). Sebab, untuk kepentingan anggota PWi dan mitra kerja."UKW Ini agar wartawan benar-benar profesional untuk melaksanakan tugasnya secara profesional," ujarnya.

Terlebih Dewan Pers telah mengimbau mitra kerja untuk memprioritaskan wartawan yang telah lulus kompetensi. Terutama dalam pelayanan pemberitaan."Bentuk dari Dewan Pers ialah imbauan. Biasanya lewat itu cukup efektif," ucapnya.

Oleh karena itu, tambah Mirza kepengurusan PWI selalu mengedepankan faktor pendidikan. Dalam hal ini untuk meningkatkan profesionalitas kinerja wartawan."Semakin profesional, bisa semakin dipercaya oleh masyarakat," ungkapnya.

Apalagi profesi wartawan saat ini terancam dengan adanya berbagai media sosial dan blog. Meskipun blog dan media sosial tidak masuk dalan kategori jurnalistik."Kita harus mempertahankan profesi agar terus dipercaya oleh masyarakat. Termasuk meningkatkan pengetahuan tentang teknologi. Buah karya wartawan adalah produk jurnalistik," pungkasnya. Arya

BERITA TERKAIT

Optimalkan Penjualan Lewat Digital - MAPA Targetkan Kontribusi Bisa Sampai 5%

NERACA Jakarta – Memanfaatkan pertumbuhan digital saat ini, PT MAP Aktif Adiperkasa Tbk (MAPA) akan mulai menggenjot penjualan digital di…

Gandeng Kerjasam Baznas - SIMAC Berdayakan Umat Lewat Festival Kopi

Berbagi keberkahan di bulan Ramadhan, Santri Millenial Center (SIMAC) dan Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) mengadakan festival kopi di Plaza…

PWI Jabar Santuni Anak Yatim dan Fakir Sepuluh Kota dan Kabupaten

PWI Jabar Santuni Anak Yatim dan Fakir Sepuluh Kota dan Kabupaten NERACA Sukabumi - Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Jawa Barat…

BERITA LAINNYA DI EKONOMI DAERAH

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020

Pembangunan Jalan di Provinsi Banten Tuntas 100 Persen Pada 2020 NERACA Serang - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten membenahi semua jalan…

Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Atas Segalanya - Pimpinan Ponpes Al Fath Sukabumi

Persatuan dan Kesatuan Bangsa di Atas Segalanya Pimpinan Ponpes Al Fath Sukabumi NERACA Sukabumi - Pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Fath…

Tanaman Pangan Pemicu NTP Banten April Turun 0,21 Persen

Tanaman Pangan Pemicu NTP Banten April Turun 0,21 Persen NERACA Serang - Nilai Tukar Petani (NTP) Subsektor tanaman pangan yang…