Presiden Setujui Pendirian Universitas Persis

Presiden Joko Widodo menyetujui pendirian Universitas Persis sebagai bagian dari upaya pembangunan sumber daya manusia (SDM) agar bisa berkompetisi dengan negara lain. "Berkaitan dengan pendirian Universitas Persis, menterinya (Menristekdiktj) saya ajak langsung, segera proses Pak. Asal syarat segera, izinnya segera dikeluarkan," kata Presiden Joko Widodo (Jokowi) dalam acara Peresmian Pembukaan Muktamar Himpunan Mahasiswa Persatuan Islam IX (Hima Persis) di Pondok Pesantren Persis Ustman bin Affan Cipayung, Jakarta Timur, pekan ini.

Menurut dia, apapun yang terkait dengan pendidikan dan pembangunan SDM sangat penting untuk menjadi perhatian. Hal itu diperlukan tidak lain agar SDM bangsa Indonesia bisa berkompetisi dengan negara-negara lain. “Apapun yang namanya pendidikan, pembangunan SDM adalah penting untuk bisa berkompetisi dengan negara lain," katanya.

Ia mengatakan, telah berkesempatan dua kali bertemu dengan keluarga besar Persis yakni di Bandung dan Cipayung, Jakarta Timur. Presiden mengaku mendapatkan pengajuan juga sebanyak tiga rusun dari Keluarga Besar Persis sebagai fasilitas untuk pendidikan pesantren. "Tiga rusun diajukan oleh Persis, tadi saya konfirmasi ke Pak Seskab semuanya disetujui. Insya Allah segera dibangun, sebagian tahun ini sebagian tahun depan," katanya.

Presiden pada kesempatan itu juga berpesan pada kader Hima Persis agar senantiasa menjaga ukhuwah islamiyah dan ukhuwah wathaniyah. Hadir dalam acara tersebut Menristekdikti M. Nasir dan Sekretaris Kabinet, Pramono Anung. Muktamar ke-IX Hima Persatuan Islam (Persis) mengambil tema Sinergi Harmoni Islam dan Indonesia. Acara ini dihadiri 1.500 kader saat pembukaan dan 300 kader delegasi peserta Muktamar dari seluruh pimpinan wilayah, pimpinan daerah, dan pimpinan komisariat Hima Persis seluruh Indonesia.

BERITA TERKAIT

Presiden Berwenang untuk Tidak Sahkan RUU Pertanahan - Guru Besar Hukum Unpad, Prof Ida Nurlinda

Presiden Berwenang untuk Tidak Sahkan RUU Pertanahan Guru Besar Hukum Unpad, Prof Ida Nurlinda NERACA Jakarta - Guru besar Hukum…

Wakil Presiden - Maknai Pancasila dengan Sederhana Saja

Jusuf Kalla  Wakil Presiden Maknai Pancasila dengan Sederhana Saja Sleman - Wakil Presiden Jusuf Kalla menyebutkan tidak perlu terlalu rumit…

KPK: Presiden Tidak Lupakan Penindakan Dalam Hukum

KPK: Presiden Tidak Lupakan Penindakan Dalam Hukum   NERACA Jakarta - Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Agus Rahardjo menilai Presiden Joko…

BERITA LAINNYA DI PENDIDIKAN

Industri Harus Aktif Kerjasama dengan Pendidikan Vokasi

      Pengembangan dan perbaikan sistem pendidikan vokasi menjadi bagian dari fokus kebijakan pemerintah dalam meningkatkan kualitas Sumber Daya…

Menghidupkan “Surga Baru” Belanja Buku di Jakarta

    Ruang luas sejuk nan bersih akan menyambut setiap pengunjung saat menjejakkan kaki di lantai tiga Pasar Kenari, salah…

Tantangan Anak dan Keluarga dalam Peringatan Hari Anak Nasional

    Kementerian Pemberdayaan Perempuan Dan Perlindungan Anak Republik Indonesia (Kemen-PPA) akan memusatkan peringatan Hari Anak Nasional (HAN) tahun 2019…