Bakar Penawaran Join Usaha Steik

Steik adalah salah satu masakan barat yang punya banyak penggemar di Indonesia. Buktinya, bisnis steik mampu bertahan. Pemain baru juga banyak bermunculan. Steaknation merupakan salah satu gerai steik yang berdiri sejak 18 tahun silam. Wisnu Untung Budaya, pemiliknya, membuka gerai ini di Pasuruan, Jawa Timur. Kini, dia sudah membuka 20 cabang miliknya di berbagai kota di Indonesia. Pada 2006, Wisnu pun mulai menawarkan kemitraan. Sampai sekarang, ada 55 unit gerai mitra yang dia buka. Semuanya ada di luar Pulau Jawa. "Kami melihat potensi bisnisnya di luar Jawa masih bagus karena persaingan tidak seketat disini (Jawa) dan daya beli masyarakatnya juga besar," jelasnya. Steaknation menyuguhkan 48 menu steik dan non-steik (burger, mi dan lainnya). Harganya mulai Rp 10.000 sampai Rp 45.000 per porsi. Wisnu mengklaim, kelebihan produknya adalah tidak menggunakan bahan pengawet. Semua sajian dimasak langsung di dapur tiap gerai. Steaknation menawarkan kemitraan dengan investasi sekitar Rp 80 juta. Fasilitas yang didapatkan mitra adalah penggunaan merek usaha, peralatan dapur lengkap, meja-kursi, bahan baku awal, pelatihan, sistem dan branding. Mitra cukup siapkan tempat seluar 50 m2. Kerjasama ini mengenakan biaya royalti sebesar 1,5% dari total omzet saban bulan. Untuk menjaga kualitas rasa produk, mitra wajib mengambil bumbu steik, mi, dan nasi goreng dari pusat. Berdasarkan perhitungan Wisnu, rata-rata waktu balik modal mitra kurang dari satu tahun. Dengan catatan, total penjualan setiap harinya mencapai Rp 1,5 juta. Laba yang dapat dikantongi mitra sekitar 30%. Hingga akhir tahun kemarin, Wisnu akan membuka sekitar 16 gerai mitra. Gerai-gerai itu nantinya tersebar di Sumatra, Kalimantan, Mataram dan Jawa. Harapannya tahun 2018 ini masih akan terus penambahan pembukaan gerai diseluruh nusantara.

BERITA TERKAIT

Waralaba Diklaim Gerbang Generasi Muda Mulai Usaha

Ketua Kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, sekarang ini banyak anak muda yang ingin mandari secara ekonomi. Salah…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…

BERITA LAINNYA DI PELUANG USAHA

Waralaba Diklaim Gerbang Generasi Muda Mulai Usaha

Ketua Kehormatan Asosiasi Franchise Indonesia (AFI) Anang Sukandar mengatakan, sekarang ini banyak anak muda yang ingin mandari secara ekonomi. Salah…

Tahun 2019, Pemerintah Targetkan 8 Juta UMKM Aplikasikan Tekhnologi

Pemanfaatan teknologi digital untuk bisnis, khususnya skala usaha mikro kecil dan menengah (UMKM), sudah menjadi sebuah keharusan. Sebab itu, upaya…

Pesatnya Perkembangan Pasar Modern dan Digitalisasi, Sarinah Tetap Bina UMKM

BUMN ritel PT Sarinah (Persero) menyatakan yakin bisa tetap eksis di tengah pesatnya perkembangan dunia digital. Untuk itu, Sarinah tetap…